Edukasi

Menuding Rektor Terpilih Plagiat, Puluhan Guru Besar Dan Dosen UHO Dinilai Beri Contoh Buruk

KABARSULUH.COM – Aksi demonstrasi puluhan guru besar dan dosen Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang dilakukan di depan Gedung Rektorat UHO atas dugaan plagiat Rektor UHO terpilih Muhammad Zamrun dinilai memberikan contoh buruk.

Hal ini diungkapkan Direktur Suluh Institute, Syahrul Ramadhan SSos ketika ditemui di ruangannya, Selasa (11/7). Ia mengatakan, beberapa tindakan guru besar dan dosen UHO Kendari tersebut tidak lagi menggambarkan profesi mereka sebagai tenaga pendidik.

Pasalnya, melakukan aksi demonstarsi yang terjebak pada isu mahasiswa, kemudian menghadiri kegiatan mahasiswa yang menyudutkan Rektor UHO terpilih dan membuat tanda tangan penolakan yang seolah-oleh tudingan tersebut telah terbukti kebenarannya merupakan tindakan yang tidak baik.

“Apa yang dilakukan puluhan guru besar dan dosen UHO Kendari ini bukanlah contoh baik, karena terkesan mencari-cari kesalahan dan ini jelas didasari rasa tidak suka,” ungkapnya.

Mestinya, lanjut dia, berdasarkan tingkatan keilmuan, hal seperti ini tidak perlu terjadi, sebab yang dipersoalkan baru sebatas dugaan. Dimana proses penyelesaiannya secara aturan diketahui para guru besar dan dosen UHO Kendari.

Baca juga  Golkar Solid Menangkan Bapaslon Irawan Laliasa Dan AJP Di Pilkada Konawe

“Menyelesaikan persoalan seperti ini tentu jalurnya diketahui oleh puluhan guru besar dan dosen yang ikut menggelar aksi, lalu jika itu benar maka motifasi mereka melakukan hal tersebut tentu perlu dipertanyakan,” jelas lulusan alumni Fisip UHO ini.

Untuk diketahui juga, puluhan guru besar dan dosen UHO Kendari ini menggelar aksinya bersama sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan Gedung Rektorat UHO, Senin (10/7/2017).

Dalam aksi tersebut, Mantan Wakil Rektor I UHO, La Rianda meminta kepada Muhammad Zamrun untuk segera melakukan klarifikasi atas dugaan plagiat atas karya tulisnya yang berjudul Microwaves Enhanced Sintering Mechanisms in Alumina Ceramic Sintering Experiments (2016), dimuat di Jurnal Contemporary Engineering Sciences Vol. 9, 2016, No.5, 237-247 Hikari Ltd.

Sebab diduga karya itu menjiplak karya Joel D. Ketz dan Roger D. Biake yang dimuat di jurnal Proceeding of the Microwave Symposium, ACS Spring 1991 Meeting American Ceramic Society dengan judul Microwave Annanced Diffusion (1991).

Baca juga  Munarti Resmi Jadi Ketua DPRD Mubar Gantikan Laode Koso

“Persoalan ini harus segera diklarifikasi demi kebaikan kampus UHO Kendari,” sebut La Rianda dalam orasi ilmiahnya.

Sementara itu, terkait persoalan ini Plt Rektor UHO Kendari Supriadi Rustad sebenarnya telah melakukan langkah-langkah, seperti melaporkan hal ini ke Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk dilakukan verifikasi.

Hal ini dibenarkan pula oleh Wakil Rektor II UHO Kendari Hilalludin Hanafi saat ditemui di ruang kerjanya. Ia mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan proses verifikasi lebih lanjut terkait laporan dugaan plagiat yang dilakukan oleh rektor terpilih.

“Laporan ini sudah masuk di meja rektor sejak beberapa waktu lalu dan kami langsung diinstruksikan untuk melakukan verifikasi dan membentuk tim penelusuran,” pungkasnya.⁠⁠⁠⁠

Komentar dengan Facebook

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular

Kantor Kabar Suluh

Gedung Creasi Center, Lt. 3
Jl. Ahmad Yani, No.80, Wua-wua, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Phone: 081328451969

Info Redaksi

Untuk hak jawab pemberitaan, silahkan hubungi kami melalui email ke redaksi@kabarsuluh.com

Info Periklanan

Untuk kerjasama periklanan, silahkan hubungi kami melalui email ke iklan@kabarsuluh.com

Copyright © 2017 KABARSULUH.COM

To Top