Kendari

PKS Lakukan Penjaringan Ulang, PAN Katakan Penjaringannya Sia-sia

Samsuddin Rahim, Sekertaris PAN Kota Kendari

KABARSULUH.COM – Pengusulan Calon Wakil Wali Kota Kendari hingga saat ini masih menjadi perseteruan diinternal partai pengusung seperti Partai Keadilan Sosial (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pemicunya disebabkan PKS yang tidak mengakui hasil kesepakatan awal yang telah ditandatangani perwakilan tiga parpol pengusung seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PAN, dan PKS pada 27 Februari lalu.

Kemudian, kondisi itu di perkeruh dengan dibukanya kembali penjaringan ulang Calon Wakil Wali Kota Kendari oleh PKS.

Sekertaris PAN Kota Kendari Samsuddin Rahim, Selasa (14/5) dimintai tanggapan akan hal ini mengatakan, jika pihaknya tetap berpegang pada hasil kesepakatan awal dengan pengusulan nama calon Siska Karina Imran dan Rahman Tawulo.

“Penjaringan yang dilakukan PKS bagi kami sia-sia, sebab kesepakatan nama calon yang sah dari hasil kesepakatan tiga parpol pengusung yaitu Siska Karina dan Rahman Tawulo,” terangnya.

Baca juga  Waspada Pohon Tumbang, Dewan Minta Dinas Kebersihan Lakukan Pemangkasan

Jadi, tegas dia, apapun hasil kesepakatan PKS dalam penjaringannya tetap tidak dapat merubah hasil kesepakatan yang telah ada sebelumnya. Apalagi, hasil kesepakatan awal itu memiliki kekuatan hukum yang sah karena ditandatangani semua perwakilan parpol pengusung.

“PKS kala itu diwakili Riki Fajar yang menjabat sebagai Sekretaris PKS Kota Kendari, jadi posisinya cukup kuat mewakili partai untuk ikut mengambil keputusan atas nama partai,” tandasnya.

Untuk itu, lanjut Ketua DPRD Kota Kendari ini, penjaringan ulang yang dilakukan PKS telah melanggar keputusan bersama 27 Februari 2019 lalu di Kantor PAN Kota Kendari.

“Apa yang dilakukan PKS saat ini menunjukan bahwa partai ini benar-benar tidak konsisten dalam keputusannya dan masyarakat bisa melihat hal tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum PKS Kota Kendari Riki Fajar mengaku, jika dirinya hadir dalam rapat koalisi yang diagendakan sejak 25 -27 Februari 2019 lalu, namun kedatangannya tidak mewakili partai melainkan atas inisiatif pribadi sebagai Sekretaris Tim Pemenangan ADP-Sul pada pemilihan Wali Kota 2017 lalu.

Baca juga  Hingga Lebaran Nanti, Stok Sembako Di Kota Kendari Masih Aman

“Segala keputusan yang dihasilkan dalam rapat koalisi bukan merupakan bagian dari PKS. Saya secara pribadi menarik tanda tangan yang saya bubuhkan dalam hasil dan keputusan rapat tersebut karena tidak mewakili PKS,” sebutnya dalam rilis pers yang dilayangkan, Kamis 28 Februari 2019 lalu.

Rull

Komentar dengan Facebook

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular

Kantor Kabar Suluh

Gedung Creasi Center, Lt. 3
Jl. Ahmad Yani, No.80, Wua-wua, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Phone: 081328451969

Info Redaksi

Untuk hak jawab pemberitaan, silahkan hubungi kami melalui email ke redaksi@kabarsuluh.com

Info Periklanan

Untuk kerjasama periklanan, silahkan hubungi kami melalui email ke iklan@kabarsuluh.com

Copyright © 2017 KABARSULUH.COM

To Top