Muna

Gauli Murid, Oknum Guru Penjaskes di Muna Dilapor Polisi

Ilustrasi

KABARSULUH.COM – Salah satu oknum guru penjaskes tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Muna kini harus berhadapan dengan Kepolisian Resort (Polres) Muna atas dugaan pencabulan yang dilakukannya terhadap para muridnya.

Laporan para orang tua korban terhadap terduga berinisial APT yang diketahui merupakan warga Lorong PAM Kota Raha kini tengah diproses dengan nomor laporan STTLP / 101 / V/ 2019/SULTRA/RES MUNA atas tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur sejak Jumat (24/5).

Salah satu orang tua korban berinisial SKR (41) menuturkan kepada wartawan media ini, jika kelakuan bejat terduga APT telah dilakukan sejak lama kepada putrinya yakni RST dan baru diketahui keluarga pada 22 Mei 2019 lalu.

“Saat itu, saya dikasi tahu sama kakaknya RST pas buka puasa, kata dia guru RST sering menelpon sejak tadi mulai pukul 09.00 Wita dan 12.00 Wita, padahal saat ini sedang libur sekolah,” tuturnya.

Baca juga  Kapolres Muna Sebut Patroli dan Berdialog Cara Ciptakan Daerah Kondusif

Karena rasa curiga, lanjut dia, dirinya pun menanyai RST, siapa guru yang menelpon dan apa tujuannya menelpon. Hal itu menjadi pertanyaan penting karena tindakan yang dilakukan gurunya terkesan tidak lazim.

“Kata anak saya, guru yang sering menelpon itu adalah guru penjaskes dan berjenis kelamin laki-laki,” bebernya.

Lebih jauh SKR memaparkan, semakin curiga dengan tindakan terduga, ia pun kembali mencerca anaknya dengan pertanyaan hingga anaknya mengakui jika selama ini gurunya sudah berlaku tidak senonoh.

“Bahkan bukan hanya anak saya, tapi banyak dari murid lain juga yang mendapatkan perlakuan sama. Para murid perempuan diraba dan diremas-remas bagian dada,” tuturnya tertekan.

Bahkan, masih lanjut dia, agar para murid tidak berceritra dengan orang tua mereka, terduga memberikan uang imbalan kepada para murid muali RP 20ribu hingga Rp 60ribu.

“Saya tentu tidak terima dengan kejadian ini, untuk itu saya suruh bapaknya untuk melakukan kroscek terlebih dahulu kepada orang tua dari rekan putri saya dan hasilnya ternyata mereka juga sama mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Jadi, kami berinisiatif untuk melaporkannya ke Polres Muna,” tandasnya dengan geram.

Baca juga  Bripka Apen Ajar Ngaji 30 Anak Dapat Apresiasi Kapolres Muna

Sementara itu, dikonfirmasi atas hal ini Kasat Reskrim Polres Muna AKP Muhammad Ogen Sairi SH membenarkan laporan keluarga korban atas pencabulan tersebut.

“Kita suda terima laporanya dan sekarang sementara dilakukan pemeriksaan dari para korban,” katanya.

Diketahui, tindakan yang dilakukan terduga terhadap para murid sudah berlangsung selama satu tahun yakni sejak para murid duduk di bangku kelas 5 SD.(b)

Laporan: Imran

Komentar dengan Facebook

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


-

Popular

Kantor Kabar Suluh

Gedung Creasi Center, Lt. 3
Jl. Ahmad Yani, No.80, Wua-wua, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Phone: 081328451969

Info Redaksi

Untuk hak jawab pemberitaan, silahkan hubungi kami melalui email ke redaksi@kabarsuluh.com

Info Periklanan

Untuk kerjasama periklanan, silahkan hubungi kami melalui email ke iklan@kabarsuluh.com

Copyright © 2017 KABARSULUH.COM

To Top