Hukum

Buron 5 Bulan, Pelaku Bom Polisi Berhasil di Tangkap

PELAKU PENGEBOMAN POLISI SAAT DI TANGKAP APARAT KEPOLISIAN RESORT KABUPATEN MUNA

KABARSULUH.COM – Pelaku terduga percobahan pembunuhan dua Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Tongkuno dan dua warga Desa Oempu Kabupaten Muna dengan melemparkan bahan peledak jenis bom ikan pada perahu tim satgas di pantai wwalengkabol, 30 Januari 2019 lalu berhasil diringkus.

Dua pelaku tersebut ditangkap aparat Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Muna sekitar pukul 04.30 Wita, Jumat (28/6).

Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga kepada wartawan KABARSULUH.COM menjelaskan, jika pelaku yakni La Buhu (46) dan anaknya La Ana (16) berhasil diringkus pihaknya ditempat yang terpisah.

“La Ana berhasil kami tangkap di rumahnya di Kelurahan Bombana Wulu, sedangkan La Buhu kita tangkap di Desa Lowu-Lowu Kecamatan GU Kabupaten Buton Tengah,” paparnya.

Sementara untuk dua tersangka lainnya, lanjut Agung, masih dalam tahap pengejaran, dimana dua tersangka itu adalah Tasmin anak dari La Buhu dan Ferly salah seorang warga Tolandona.

Baca juga  Tingkatkan Keselamatan Pengendara, Satlantas Polres Muna Gelar Razia Positif

“Pada kasus ini ada empat tersangka, dua sudah berhasil kita amankan dan dua lainnya, masih dalam proses pengejaran,” jelasnya.

Dalam menjalankan aksinya, masih kata Agung, ke empat pelaku mempunyai tugas yang berbeda-beda. La Buhu sebagai awak kapal dan pelempar bom, Tasmin dan Ferly sebagai penyelam, dan La Ana hanya mengamati situasi.

“Rutinitas ini dilakukan para pelaku untuk menangkap ikan dan pada lima bulan yang lalu ketika ada kapal patroli, mereka dengan sengaja menyerang pihak kepolisian,” bebernya.

Olehnya itu, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat pasal berlapis sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) UU. RI /DARURAT / TAHUN 1951 dan Pasal 338 KUHP jo Pasal 53 Ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimak 12 tahun penjara.

Sementara itu, dikonfirmasi atas tindakannya, La Buhu menuturkan, bahwa pihaknya membuat bom ikan dengan mengunakan botol, pupuk, sumbu kompor, minyak tanah dan serbuk korek api.

Baca juga  Pemilu Segera Dilakukan, Polres Muna Gelar Doa dan Dzikir

“Semua bahannya kita dibeli di kios dan lapak,” katanya.

Terkait tindakannya melempari aparat polisi dengan bom, ia mengatakan jika kejadiannya pada lima bulan lalu. Saat itu, keempat tersangka sedang mempersiapkan pengeboman ikan di laut Walengkabola Kecamatan Tongkuno, namun selang beberapa menit para pelaku terlebih dahulu kepergok aparat polsek.

“Kami diberikan tembakan di udara dan membuat saya panik, sehingga saya suruh Tasmin untuk melemparkan Bom ke perahu polisi, agar kami bisa kabur,” tutupnya.(b)

Imran

Komentar dengan Facebook

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


-

Popular

Kantor Kabar Suluh

Gedung Creasi Center, Lt. 3
Jl. Ahmad Yani, No.80, Wua-wua, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Phone: 081328451969

Info Redaksi

Untuk hak jawab pemberitaan, silahkan hubungi kami melalui email ke redaksi@kabarsuluh.com

Info Periklanan

Untuk kerjasama periklanan, silahkan hubungi kami melalui email ke iklan@kabarsuluh.com

Copyright © 2017 KABARSULUH.COM

To Top